MAKALAH
TENTANG EKONOMI
TRIANTO AKBAR T
206601333
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI ENAM-ENAM
KENDARI
2020-2021
KATA PENGANTAR
Alhamdulillhahirabil’alamin, puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT.,
sebagai pencipta atas segala kehidupan yang kita lihat, kita dengar dan kita
rasa yang senantiasa memberikan rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga penulis
dapat menyelesaikan tugas Ilmu Ekonomi ini. Shalawat serta salam semoga
tetap tercurah kepada Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan
para pengikutnya yang tetap istiqomah hingga yaumil akhir.
Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima
kasih dengan hati yang tulus kepada seluruh pihak yang telah
membantu dalam penyelesaian makalah ini semoga Allah senantiasa membalas dengan
kebaikan yang berlipat ganda.
Saya menyadari bahwa
penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saya
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak guna
perbaikan di masa yang akan datang. Akhirnya semoga amal baik yang telah
diberikan oleh semua pihak kepada saya , mendapat balasan yang setimpal dari
Allah SWT. Harapan saya semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR ………………………………………………………….
i
DAFTAR
ISI …………………………………………………………………….
ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang …………………………………………………………..
1
1.2 Permasalahan
Makalah …………………………………………………………..
1
1.3 Tujuan
Makalah ………………………………………………………………….
1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Ilmu
Ekonomi …………………………………………………………..
2
2.2 Pengertian Ilmu
Ekonomi ……………………………………………………..
3
2.3 Ruang Lingkup
Ekonomi ………………………………………………….
4
BAB III PENUTUP
3.1
Kesimpulan …………………………………………………………….
7
3.2
Saran ……………………………………………………………………
7
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………..
8
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Makalah ekonomi ini penulis
susun berdasarkan buku-buku dan referensi-referensi ekonomi yang mencakup
tentang definisi, ruang lingkup, hubungan ekonomi dengan ilmu yang lain,
pembagian ekonomi, penerapan ekonomi dan teori permintaan dan penawaran barang.
Ilmu ekonomi merupakan cabang
ilmu sosial yang mempelajari berbagai perilaku pelaku ekonomi terhadap
keputusan-keputusan ekonomi yang dibuat. Ilmu ini diperlukan sebagai kerangka
berpikir untuk dapat melakukan pilihan terhadap berbagai sumber daya yang terbatas
untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Semoga dengan
diuraikannya keterangan tersebut para pembaca dapat memahami lebih dalam lagi.
1.2 Permasalahan
Makalah
Inti
dari masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia
yang tidak terbatas dengan alat pemuas yang jumlahnya terbatas. Permasalahan
tersebut menimbulkan kelangkaan.
1.3 Tujuan
Makalah
Penulis mempunyai tujuan dari
pembuatan makalah yaitu agar para pembaca dapat mengetahui tentang Pengantar
Ilmu ekonomi agar para pembaca dapat mengerti dari apa yang kita
jelaskan.
BAB II
PEMBAHASAN
Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan
ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu
pengetahuan. Melalui karya besarnya Wealth of Nations, Smith mencoba mencari
tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Sebagai seorang ekonom, Smith
tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of
Moral Sentiments. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut
dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall, J.M. Keynes, Karl
Marx, hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006, Edmund Phelps.
Secara garis besar, perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu
ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik. Aliran yang
terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya invisible hand dalam
mengatur pembagian sumber daya, dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi
sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. Konsep invisble hand ini
kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai
instrumen utamanya.
Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar
tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap
gejolak di pasar saham. Sebagai penanding aliran klasik, Keynes mengajukan
teori dalam bukunya General Theory of Employment, Interest, and Money yang
menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan, dan karena
itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai
sasarannya. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia
ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new
classical, neo klasik, new keynesian, monetarist, dan lain sebagainya.
Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah
lain, seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels,
serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk
dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. North.
Ilmu ekonomi adalah suatu bidang ilmu pengetahuan yang sangat luas
ruang lingkupnya. Oleh karena itu sangatlah tidaklah mudah untuk membuat satu
definisi yang bisa memberikan gambaran yang tepat mengenai analisis-analisis
yang meliputi ilmu ekonomi. Bidang studi ilmu ekonomi sering kali dihubungkan
pada keadaan ketidakseimbangan antara :
1. kemampuan factor – factor produksi untuk menghasilkan barang
dan jasa
2. keinginan masyarakat untuk mendapatkan barang dan jasa.
Kata "ekonomi" berasal dari kata Yunani yaitu oikos dan
nomos. Oikus artinya "keluarga, rumah tangga" sedangkan nomos artinya
"peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai
"aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga."
Berbagai ahli ekonomi selalu mendefinisikan ilmu ekonomi
berdasarkan kepada kenyataan tersebut. Sebagai contoh, Profesor P.A. Samuelson,
salah seorang ahli ekonomi yang terkemuka di dunia - yang menerima hadiah Nobel
untuk ilmu ekonomi pada tahun 1970 - memberikan definisi ilmu ekonomi sebagai
berikut :
Ilmu ekonomi adalah suatu studi mengenai individu-individu dan
masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa penggunaan uang, dengan
menggunakan sumber-sumber daya yang terbatas - tetapi dapat digunakan dalam
berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa dan mendistribusikannya
untuk kebutuhan konsumsi, sekarang dan di masa akan datang, kepada berbagai
individu dan golongan masyarakat.
Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah
orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
2.2 Pengertian Ilmu Ekonomi
Pengertian Ilmu ekonomi dapat dirumuskan dengan berbagai
kalimat. Berikut ini batasan Ilmu ekonomi:
§ Ilmu ekonomi adalah Ilmu yang mempelajari daya upaya manusia untuk
memenuhi kebutuhannya dan meningkatkan kesejahteraannya.
§ Ilmu Ekonomi adalah Ilmu yang mempelajari persoalan memilih
kemungkinan penggunaan sumber daya yang terbatas agar dapat memenuhi berbagai
kebutuhan hidup yang tidak terbatas.
§ Ilmu Ekonomi merupakan studi tentang bagaimana seseorang atau
masyarakat memilih cara pemanfaatan langkanya sumber daya yang disediakan oleh
alam dan oleh warisan generasi sebelumnya.
Dari berbagai batasan tentang Ilmu Ekonomi di atas walaupun bunyi
kalimatnya berbeda, tetapi inti pengertiannya sama.
Ilmu ekonomi dapat terdiri dari :
§ Ekonomi diskriptif adalah Ilmu yang memaparkan secara apa adanya
tentang kehidupan ekonomi suatu daerah / Negara misalnya : Kajian ekonomi
tentang kehidupan nelayan di pantai, Ekonomi Jepang pasca perang Dunia II,
Tulisan tentang ekonomi Indonesia pasca Pelita. dll.
§ Ekonomi terapan yakni Ilmu yang membahas penerapan teori ekonomi
suatu rumah tangga ekonomi, misalnya : Ekonomi Perusahaan, Ekonomi Moneter.
Manajemen, Ekonomi Internasional, Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, Ekonomi
Koperasi, Ekonomi pertanian dll.
§ Ekonomi Teori yakni Ilmu yang membahas gejala yang timbul sebagai
akibat perbuatan manusia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ekonomi Teori terdiri dari :
§ Makro Ekonomi mempelajari persoalan ekonomi secara keseluruhan,
misalnya : pembentukan produksi nasional, distribusi Pendapatan nasional,
terjadinya pengangguran dan inflasi serta dampaknya dll.
§ Mikro Ekonomi mempelajari bagian dari teori ekonomi secara lebih
mendalam, dimulai Dari kehidupan rumah tangga perseorangan, rumah tangga produksi,
pemilik modal dan faktor produksi sama dengan pembentukan harga pasar.
2.3 Ruang lingkup ilmu ekonomi
Secara fundamental dan historis, ilmu ekonomi dapat dibedakan
menjadi 2 yaitu:
1. Ilmu Ekonomi Positif
Ilmu ekonomi positif hanya membahas deskripsi mengenai fakta,
situasi dan hubungan yang terjadi dalam ekonomi. Ilmu ekonomi positif merupakan
ilmu yang melibatkan diri dalam masalah “apakah yang terjadi”. Oleh karena itu
ilmu ekonomi netral terhadap nilai – nilai. Artinya, ilmu ekonomi positif atau
bebas nilai, hanya menjelaskan ‘apakah harga itu’ dan ‘apakah yang terjadi jika
harga itu naik atau turun’ bukan ‘apakah harga itu adil atau tidak’
2. Ilmu ekonomi normative
Ilmu ekonomi normative hanya membahas pertimbangan – pertimbangan
nilai etika. Ilmu ekonomi normatif beranggapan bahwa ilmu ekonomi harus
melibatkan diri dalam mencari jawaban atas masalah “apakah yang seharusnya
terjadi”.
Ilmu ekonomi sebagai bagian dari ilmu sosial, tentu berkaitan
dengan bidang disiplin akademis ilmu sosial lainnya, seperti ilmu politik,
sosiologi, psikologi, antropologi, sejarah, geografi dll. Sebagai disiplin yang
mengkaji tentang aspek ekonomi dan tingkah laku manusia, juga berarti
mengkajiperistiwa – peristiwa ekonomi yang terjadi di dalam masyarakat.
Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa tujuan ilmu ekonomi adalah untuk
mencari pengertian tentang hubungan peristiwa ekonomi, baik berupa hubungan
kausal maupun fungsional dan untuk dapat menguasai masalah – masalah ekonomi
yang di hadapi oleh masyarakat.
Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi memiliki ruang lingkup mikro dan makro sehingga mudah
untuk dipelajari. Keduanya memberikan batasan dan asumsi yang jelas.
§ Ekomi Mikro
Ekonomi Mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang khusus
mempelajari bagian-bagian kecil (aspek individual) dari keseluruhan kegiatan
perekonomian. Analisis dalam teori ekonomi mikro antara lain meliputi perilaku
pembeli (konsumen) dan produsen secara individua dalam pasar. Sikap dan
perilaku konsumen tercermin dalam menggunakan pendapatan yang diperolehnya,
sedangkan sikap dan perilaku produsen tercermin dalam menawarkan barangnya.
Jadi inti dalam ekonomi mikro adalah masalah penentuan harga, sehingga ekonomi
mikro sering dinamakan dengan teori harga (price theory).
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi mikro lebih dititikberatkan
kepada bagaimana membuat pilihan untuk;
1) mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber, dan
2) mencapai kepuasan yang maksimum.
§ Ekonomi Makro
Ekonomi Makro merupakan cabang ilmu ekonomi yang khusus mempelajari
mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan (agregate)
berkaitan dengan penggunaan faktor produksi yang tersedia secara efisien agar
kemakmuran masyarakat dapat dimaksimumkan. Apabila yang dibicarakan masalah
produsen, maka yang dianalisis produsen secara keseluruhan, demikian halnya
jika konsumen maka yang diananlisis adalah seluruh konsumen dalam
mengalokasikan pendapatannya untuk membeli barang/jasa yang dihasilkan oleh
perekonomian. Demikian juga dengan variabel permintaan, penawaran, perusahaan,
harga dan sebaginya. Intinya ekonomi makro menganalisis penentuan tingkat
kegiatan ekonomi yang diukur dari pendapatan, sehingga ekonomi makro sering
dinamakan sebagai teori pendapatan (income theory).
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi makro antara lain membahas
masalah:
1) sisi permintaan agregate dalam menentukan tingkat kegiatan
ekonomi, dan
2) pentingnya kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk
mewujudkan prestasi kegiatan ekonomi yang diinginkan.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Inti masalah ekonomi pada hakekatnya terletak pada keterbatasan
sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sarana yang berupa barang dan jasa yang
sering disebut dengan alat pemuas kebutuhan adanya sangat terbatas sedang
kebutuhan manusia sangat tidak terbatas. Keberadaan sumberdaya alam bisa berupa
biotik dan abiotik, khususnya kekayaan alam abiotik jika terus menerus diambil
maka akhirnya bisa habis, sehingga tidak tertutup kemungkinan suatu saat dunia
akan benar-benar mengalami krisis karena kelangkaan bahkan kehabisan hasil
tambang.
Sesuai dengan perkembangan penduduk serta perkembangan Ilmu
pengetahuan dan teknologi, jenis dan jumlah kebutuhan akan selalu bertambah.
Untuk mengimbangi perkembangan tersebut produksi barang dan jasa perlu terus
menerus ditingkatkan. Dalam hal ini Ilmu Ekonomi sangat diperlukan untuk
mengatasi persoalan yang berhubungan dengan upaya untuk menciptakan kemakmuran
masyarakat.
3.2 . saran
Dari makalah yang telah penulis buat, mungkin terdapat
kesalahan dan kekurangan baik itu dari penulisan atau dari kata-katanya,
penulis sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca, agar
dapat memberikan motivasi atau nasihat guna memperbaiki makalah ini nantinya.
DAFTAR PUSTAKA
Case & Fair, 1999, Mikro Ekonomi
Intermediate ( terjemahan ), Jakarta :
Gramedia.
Case & Fair, 2003, Prinsip prinsip ekonomi mikro ( terjemahan ), Jakarta : Gramedia.
P.A. Samuelson, W.D. Nardhaus, 2000, Macro
Economics, 17th Edition, New York: McGraw Hill Company, Inc. All Right
Reserved
Richard.G, Peter O, Pengantar Ilmu Ekonomi (Terjemahan Anas Malik). Jakarta : Bina Aksara.
Sadono Sukirno, 2004, Makro Ekonomi Teori Pengantar, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Suparlan, B, 1995. bahan ajar Ekonomi SMA, Malang : YA3
Suparlan, B, 2005, Model pembelajaran ekonomi dan
Akuntansi, Jakarta Pusat Kurikulum



Tidak ada komentar:
Posting Komentar